Ehem… Postingan ini sekedar untuk menambah tahu kawan-kawan, karena terkadang di Indonesia banyak juga yang menggunakan peribahasa latin seperti dibawah ini sehingga kelihatanlah bahwa sang penutur adalah orang yang mempunyai wawasan tinggi. nggak percaya?… coba aja deeehh perhatiin. terdapat Sastrawan Latin terkemukan seperti Hippokrates, Horatius, Descartes, Spinoza… dan lain-lain. Aine ta faigi/monggo… (NB. tulisan yang diberi warna merah, adalah kalimat yang sangat sering di gunakan.)
1. A posse ad esse non valet consequentia
arti : Gak semua kemungkinan jadi kenyataan
2. Absens Carens
arti : Tidak hadir tidak mendapat apa-apa
3. Adde parvum parvo, manus acervus erit
arti : sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.
4. Ad impossibilia nemo tenetur.
arti : Tak seorangpun berkewajiban melakukan hal yang mustahil.
5. Ad majorem dei gloriam
arti : Untuk keagungan Allah Yang Lebih Besar.
6. Amicus certus in re incerta cernitur. (Cicero).
arti : Seorang kawan sejati dapat dikenali pada saat yang penuh ketidakpastian.
7. Amor patriae nostra lex.
arti : Cinta tanah air adalah hukum kita.
8. Amor vincit omnia.
arti : Cinta mengalahkan segalanya.
9. Aquia non capit muscas.
arti : Seekor elang tidak menangkap lalat.
10. Ars longa, vita brevis. (Hippokrates).
arti : Seni itu panjang, sedangkan hidup itu pendek.
11. Audaces fortuna iuvat. (Vergilius).
arti : Nasib baik menolong mereka yang berani.
12. Audi, vide, tace, si tu vis vivere.
arti : Dengar, lihat dan diamlah jika engkau ingin hidup.
13. Audiatur et altera pars.
arti : Dengar semua sisi.
14. Barba non facit philosophum.
arti : Berjenggot tak berarti bijak.
15. Si vis pacem para bellum.
arti : Mau damai, siapkan dulu perang
16. Bene Agere Et Laetari. (Spinoza).
arti : Berbuat baik dan bergembiralah.
17. Beati pauperes sipritu.
arti : Berbahagialah merekah yang rendah hatinya.
18. Bene qui latuit bene vixit.
arti : Ia yang tak menarik perhatian orang lain, hidup nyaman.
19. Bis dat, qui cito dat. (Publius syrus).
arti : Barangsiapa yang dapat memberikan dengan cepat, ia memberikan dua kali lipat.
20. Bona diagnosis, bona curatio.
arti : Sebuah diagnose baik adalah sebuah obat baik.
21. Bona valetudo melior est quam maximae divitiae.
arti : Kondisi badan yang sehat lebih berharga daripada kekayaan yang berlimpah-limpah.
22. Boni pastoris est tondere pecus, non deglubere.
arti : Adalah tugas seorang gembala yang baik mencukur dombanya, bukan mengulitinya. (Suetonius).
23. Cara Patria, Carior Libertas.
arti : Aku cinta tanah air, tetapi aku lebih mencintai kemerdekaan.
24. Caper Diem. (Horatius).
arti : Nikmati hari ini.
25. Cibi condimentum est fames.
arti : Rasa lapar adalah bumbu setiap hidangan.
26. Cogito Ergo Sum. (Descartes).
arti : Aku berpikir maka aku ada.
27. Consuetudo altera natura est.
arti : Kebiasaan adalah kodrat kedua.
28. Contra vim mortis non est medicamen in hortis.
arti : Tidak ada obat di kebun yang dapat menanggulangi kekuatan kematian.
29. Corruptissima re publica plurimae leges.
arti : Semakin korup sebuah republik, semakin banyak undang-undang.
30. Credo quia absurdum.
arti : Saya percaya karena mustahil.
31. Cuius regio, eius religio.
arti : Siapa memerintah, agamanya dianut.
32. Cuiusvis hominis est errare.
arti : Setiap orang bisa berbuat salah. (Cicero).
33. Cura, ut valeas!
arti : Berusahalah agar kau berhasil!
34. De nihilo nihil
arti : Dari kekosongan tidak akan dihasilkan isi
35. Deus Dedit, Abstulit
arti : Tuhan yang memberi, Dia juga yang mengambil
(Bersambung…)











Diskusi
Trackbacks/Pingbacks
Ping-balik: 10 Kota yang Situasinya Seperti Neraka « Nias Selatan ku - 05/10/2012