Info, Pendidikan, Pendidikan Umum

Rumpun Bahasa Dunia


Rumpun Bahasa Dunia

Bahasa Purba sebagai Bahasa Perintis | Bahasa Indonesia Rumpun Austronesia

Belajar Mengenal Rumpun Bahasa di Dunia

Sebelumnya saya telah membuat postingan tentang Leluhur Suku Nias, yang menjelaskan bahwa bahasa Nias termasuk rumpun bahasa Austronesia. silahkan dibaca terlebih dahulu, kemudian kembali ke halaman ini. masih banyak lagi rumpun bahasa dunia yang memiliki rumpun bahasa yang sama melalui bahasa purba sebagai bahasa perintis dunia.

Apakah itu rumpun bahasa?

Seorang ahli bahasa dari Jerman August Schleicher(9 Feb 1821 – 6 Des 1868), adalah yang pertama kali menggunakan silsilah dalam menggambarkan perkembangan bahasa di dunia. teori silsilah tersebut ia perkenalkan dalam sebuah gambaran berbentuk grafik silsilah evolusioner dalam artikel-artikel yang ia terbitkan pada tahun 1853.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia = Kelompok besar yang tumbuhnya bersama-sama dan bermula dari bahasa yang sama.

Dari jutaan bahasa yang saat ini ada di dunia, memiliki silsilah/ asal usul yang bila dihubungkan maka semua bahasa sama sama berawal dari bahasa purba yaitu sebagai bahasa perintis dan semua bahasa turunannya dimasukkan ke dalam rumpun tersebut. Semua bahasa adalah anggota dari sebuah rumpun bahasa dan seiring dengan berjalannya waktu sebuah bahasa akan perlahan-lahan pecah menjadi bermacam-macam logat yang pada masing-masing pada akhirnya menjadi sebuah basa baru.

Sebagaimana tulisan saudari Annisaprihadari yang mengambil kutipan dari Shimizu (2000), terdapat 8 (delapan) rumpun bahasa dunia. Namun saya menemukan banyak cabang lainnya yang juga merupakan rumpun bahasa dunia. Berikut ini rumpun-rumpun bahasa dunia beserta wilayah penggunanya serta total jumlah pemakai bahasa tersebut.

1. AUSTRONESIA

  • Rumpun bahasa ini, sangat luas penyebarannya di dunia. Dari ujung utara (Taiwan&Hawaii) ke ujung selatan (Selandia Baru), dan dari ujung barat (Madagaskar) sampai ke ujung timur (Pulau Paskah ‘Rapanui‘). Lihat pada peta Austronesia —>>.
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 1000 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 250 juta penutur.

2. NIGER-KONGO

  • Rumpun bahasa ini kemungkinan adalah kelompok bahasa terbesar di dunia dari segi jumlah bahasa. Bahasa Niger-Kongo mencakup kebanyakan dari Afrika bagian sub-Sahara. Lihat pada peta Niger-Kongo —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 1000 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 200 juta penutur.

3. NILO-SAHARA

  • Rumpun bahasa ini mencakup wilayah Sudan dan Uganda serta, kemudian berkembang menjadi sub di bagian wilayah Ethiopia, Kenya dan Republik Demokrat Kongo. Rumpun bahasa ini banyak di tuturkan di daerah-daerah yang telah melanda kehancuran akibat konflik perang saudara yang berkepanjangan sekitar 30-40 tahun lamanya. Akibatnya, banyak penduduknya yang mati sehingga keutuhan bahasa tersebut pun punah dan digantikan dengan bahasa daerah terdekat yang tidak mengalami konflik yakni bahasa Suku Bantu. Lihat pada peta Nilo-Sahara —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 140 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 10 juta penutur.

4. AFRO-ASIA

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Afrika Utara, Afrika Timur, Sahel dan Asia Barat Daya. Rumpun bahasa ini juga merupakan perintis dari kehadiran sub rumpun bahasa Berber, Chadik, Egiptik, Semitik, Kushitik, Beja dan Omotik. Lihat pada peta Afro-Asia —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 240 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 250 juta penutur.

5. AUSTRO-ASIA

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Asia Selatan dan sebagian Asia Tenggara. Rumpun bahasa ini memiliki 2 sub rumpun bahasa; Bahasa Munda (perintis dari Bahasa Mundari dan Bahasa Santali), Bahasa Mon-Khmer (perintis dari Bahasa Mon, Bahasa Vietnam, Bahasa Khmu dan Asli). Lihat pada peta Austro-Asia —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 150 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 60 juta penutur.

6. INDO-EROPA

  • Rumpun bahasa ini kelompok bahasa-bahasa berkerabat dengan banyak penutur terbesar di dunia dan kemungkinan menjadi rumpun bahasa ke-dua tertua setelah rumpun bahasa Afro-Asia. Rumpun bahasa ini mencakup daerah yang membentang dari India hingga Eropa dan memiliki 8 (delapan) sub rumpun yaitu : Indo-iran, Armenia, Helenik, Albania, Italik, Keltik, Germanik dan Balto-Slavik.Lihat pada peta Indo-Eropa —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 150 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 3 milyar penutur.

7. SINO-TIBET

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Asia Timur dan secara absolut jumlah penutur bahasa-bahasa ini adalah yang ke 2 (dua) terbanyak setelah Indo-Eropa. Bahasa-bahasa dalam rumpun ini cenderung merupakan bahasa nada yang dapat merubah artinya perkataan hanya dengan nada yang berbeda. Lihat pada peta Sino-Tibet —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 250 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 1 milyar penutur.

8. TAI-KADAI

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Cina dan sebagian Asia Tenggara termasuk Thailand dan Laos. Para ahli bahasa memiliki pandangan yang berbeda terhadap rumpun bahasa ini. Sebagian mengatakan bahwa rumpun bahasa Tai-Kadai adalah sub rumpun dari rumpun bahasa Sino-Tibet, namun sebagian lagi mengatakan sub rumpun dari rumpun bahasa Austronesia. Namun pembuktian dari keduanya melalui metode Perbandingan terhadap Karakter bahasa masih jarang ditemukan kata-kata yang sama. Sehingga sampai saat ini rumpun bahasa Tai-Kadai masih dianggap berdiri sendiri (atau bukan merupakan sum rumpun dari Sino-Tibet dan Austronesia). Lihat pada peta Tai-Kadai —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 76 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 100 juta penutur.

9. HMONG-MIEN

  • Rumpun bahasa ini juga disebut Miao-Yao mencakup daerah pegunungan di Cina Selatan (Guizhou, Hunan, Yunan, Sichuan, Guangxi dan Propinsi Hubei) dan sebagian daerah Asia Tenggara. Bahasa-bahasa yang berasal dari rumpun ini beberapa dikenal dengan penggunaan bahasa nada yang sangat rumit di dunia. Lihat pada peta Hmong-Mien —>>
  • Rumpun bahasa ini diperkirakan terdapat 3 juta penutur.

10. SEPIK-RAMU

  • Rumpun bahasa ini mencakup sebagian kecil daerah Papua Nugini. Bahasa-bahasa dari rumpun ini merupakan bahasa yang sederhana dengan beberapa konsonan (huruf mati) dan vokal (huruf hidup) dan biasanya tidak menggunakan bahasa nada. Lihat pada peta Sepik-Ramu —>>
  • Rumpun bahasa ini diperkirakan hanya terdapat 35 ribu penutur.

11. TRANS-NUGINI

  • Rumpun bahasa ini mencakup luas di daerah Papua Nugini hingga sebagian Kepulauan Timor dan Kepulauan sekitarnya. Mengenai rumpun bahasa ini, hingga kini banyak ahli bahasa yang berbeda pendapat dengan bukti pengamatan yang dimiliki masing-masing tentang apakah rumpun bahasa Trans-Nugini merupakan sub dari rumpun besar lainnya atau berdiri sendiri. Namun rumpun bahasa ini banyak di gunakan oleh Suku Melpa, Enga, Dani Barat dan Ekari di Papua. Sedangkan di luar Papua penutur rumpun bahasa ini terdapat di daerah Makasai, Timor. Lihat pada peta Trans-Nugini —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 50 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 2 juta penutur.

12. TUPI-GUARANI

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Amerika Selatan dan memiliki 50 bahasa termasuk didalamnya yang terkenal saat ini adalah bahasa Guarani dan Tupi Kuno. Lihat pada peta Tupi-Guarani —>>
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 500 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 4,6 juta penutur.

13. MAYA

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Mesoamerika dan Amerika Tengah bagian Utara dan bahasa-bahasa dalam rumpun ini termasuk bahasa dari penduduk asli suku Maya terutama di Guatemala, Meksiko dan Belize dan pernah juga terdapat di Honduras Barat dan El Salvador Barat.
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 600 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 20 juta penutur.

14. URAL-ALTAIC

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah Finlandia, Esthonia, Hungaria, Turki dan Mongol. Namun masih sangat sedikit bukti yang bisa di kumpulkan oleh beberapa ahli bahasa dalam menguatkan pendapat mereka tentang rumpun bahasa ini.
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 20 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 20 juta penutur.

15. DRAVIDIA

  • Rumpun bahasa ini mencakup daerah India Selatan dan sebagiannya terdapat di bagian pusat dan timur India (Sri Lanka, Pakistan, Nepal, Bangladesh, Afghanistan, Iran dan juga terdapat di Malaysia dan Singapura. Namun bahasa-bahasa dari rumpun ini banyak di gunakan di daerah Kannada, Malayalam, Tamil dan Telugu.
  • Rumpun/ Keluarga bahasa ini memiliki 25 bahasa yang berbeda dan diperkirakan terdapat 150 juta penutur.

Sebenarnya masih ada beberapa rumpun bahasa lainnya yang belum disebutkan diatas. seperti Rumpun Bahasa Kreol dan Rumpun Bahasa Buatan. Namun karena kedua rumpun tersebut bukan merupakan sub rumpun diatasnya melainkan terjadinya kontak antara penduduk asli dan pendatang yang satu sama lain berbeda bahasa kemudian menggunakan sarana komunikasi yang terdiri dari bahasa dominan, namun terpengaruh oleh kosakata-kosakata bawaan dari orang-orang tersebut.

Saran dan Kritik silahkan anda tuliskan di kolom komentar di bawah ini.

Terimakasih

Sumber bacaan :

  1. Wikipedia
  2. The Language Family of the World
  3. Rudiger Koppe Verlag
  4. Britannica
  5. Omniglot

Baca Artikel Lainnya:

  1. Bahasa Astronesia
  2. 10 Bahasa Terlangka Di Dunia
  3. Majas | Gaya Bahasa
  4. 100 Kumpulan Peribahasa Indonesia
  5. 100 Kumpulan Peribahasa Indonesia (2)
  6. 100 Kumpulan Peribahasa Indonesia (3)
  7. 100 Peribahasa Latin
About these ads

Tentang Andy Batee

Aku Lahir di Pangkalan Brandan pada tanggal 27 Januari 1980 oleh Seorang Ayah Pensiunan TNI-AD dan Ibu yang giat beraktifitas sosial. Melalui Blog ini aku hanya ingin belajar dan belajar terutama di dunia penulisan. Terkadang sulit untuk menorehkan segala yang ada dibenak ini kedalam sebuah tulisan. Namun saya berharap semoga para pengunjung blog ini dapat terpuaskan atas sajian yang ada.

Diskusi

10 pemikiran pada “Rumpun Bahasa Dunia

  1. hampir lengkap sudah penjelasannya.. klo bahasa rumpun arab masuk mana?? kok tidak di jelasin di sini?? (Maaf)

    Posted by muhammad khoirudin | 16/12/2013, 14:45
  2. sejarahnya panjang banget ya kak

    Posted by hp yitno | 16/12/2013, 09:03
  3. Makasiih bro atas postingannya. Pas banget untuk tambahan kliping saya. Tapi saya masih penasaran bahasa-bahasa apa saja yang termasuk dalam rumpun itu?. Hehehehehe maaf terlalu banyak permintaan negh. Tapi keep on rockin’ bro

    Posted by Richard Sar | 01/10/2012, 04:06

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: 10 Bahasa Terlangka Di Dunia (Juga Ada Di Indonesia) « Nias Selatan ku - 07/12/2012

  2. Ping-balik: Amedar - 08/10/2012

  3. Ping-balik: Leluhur Suku Nias « Anasmapalasta's Blog - 05/10/2012

  4. Ping-balik: Bahasa Austronesia « Nias Selatan ku - 01/10/2012

  5. Ping-balik: Leluhur Suku Nias ; Ono Mbela, Nadaoya, dan Lani Ewöna: « Nias Selatan ku - 01/10/2012

Berikan saran dan komentar anda disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.208 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: