Nias Selatan Ku, Wisata

Wisata ke Pulau Sibaranun


Nias Selatan Ku | Wisata

Perjalanan ke Pulau Sibaranun

Travel | Wisata | Nias | Nias Selatan | Pulau | Sibaranun | Kecamatan | Pulau Pulau Batu | Polsek | Polres | Polda | Sunset | Desa | Teluk Dalam | Perjalanan

Laut ke Sibaranun

Di bulan April 2009, pada saat pelaksanaan Pemilihan Legislatif di Kabupaten Nias Selatan. Aku dan Teman-temanku Personil Polres Nias Selatan dan Personil dari Polda Sumatera Utara, sebagiannya melaksanakan pengamanan di Kecamatan Pulau-pulau Batu Kabupaten Nias Selatan.

Ibukota Kecamatan tersebut berada di Pulau Tello dan disana terdapat Polsek sebagai tempat tujuan pertama kami singgah, sebelum esok harinya masing-masing harus berangkat menuju Desa Tempat Pemungutan Suara.

Ploting untuk satu personil satu desa dalam kecamatan. saya harus berangkat menuju Desa Wawa di Pulau Tanah Bala Kecamatan Pulau Pulau Batu. Dari Pulau Tello menuju Desa Wawa menghabiskan waktu 2 jam perjalanan laut menggunakan kapal ikan milik Ama Eta.

Setibanya di Desa Wawa, aku harus turun dari kapal sementara teman-teman yang lain tetap di kapal untuk menuju desa lainnya sesuai dengan hasil ploting yang diberikan sebelumnya.

Desa ini (wawa) masih terasa asing bagiku, kampungnya kecil sekali. Uniknya … Kapal yang aku tumpangi tadi, yang mengantarkan aku ke desa ini, tidak dapat mendekati pantainya karena tidak adanya pelabuhan. Kapten kapalnya harus berteriak dari kejauhan kepada penghuni desa untuk meminta menjemput saya “oi… So Amada Polisi, Aine.” (oi… ada Bapak Polisi, Mari sini). yang akhirnya seornag pemuda desa mendayung sampannya yang hanya mampu memuat 2 orang penumpang, mendekati kapal kami.

Begitu memijakkan kaki di pantai desa wawa itu, aku bersama dengan pemuda yang menjemputku tadi, berjalan menuju rumah Kepala Desa. Wah!, kampung ini sangat kecil sekali. Aku bertanya pada Kepala Desanya, ternyata di desa wawa ini hanya dihuni oleh 12 Kepala Keluarga (mmmm…. mantaffff) Sepi ya

“Pak, bagaimana penduduk di daerah sini bisa betah menetap ? kan sepi pak … kedai saja nggak ada, listrik … juga nggak ada (paling Kepala Desanya saja yang punya listrik dari Genset)“. Tanyaku …

“heheheh … iya ya pak, sepi … tapi mau gimana lagi pak, kami sudah biasa begini. Kalau mau beli sesuatu tinggal naik robin (robin adalah sebutan penduduk ini pada sebuah sampan yang menggunakan mesin) menuju Desa Bale-Bale (1 jam perjalanan menggunakan robin).” jawab Kepala Desa sambil menyulut rokok kreteknya dalam-dalam.

“Tapi seharusnya Bapak bisa bikin anak banyak-banyak ini pak, soalnya semakin sepi lokasi … kan semakin enak membuat anak … hehehe” cetus ku sambil minum kopi hitam yang disuguhkan padaku.

Kepala Desa Wawa

Kepala Desa Wawa

Pantai Desa Wawa

Pantai Desa Wawa

Kepala Desa hanya bisa tersenyum malu sambil tanpa sengaja kulihat menghitung anaknya yang semuanya sedang duduk dibelakangnya menikmati pembicaraan kami. (nggak banyak sih … cuma empat).

Penduduk daerah ini ramah sekali, walau susah untuk diajak bicara karena masih kurang mampu berbahasa Indonesia.

Hari-hariku di desa wawa sangat menyenangkan hingga 4 hari kemudian pelaksanaan Pemilihan di TPS tersebut usai, sore harinya aku pun kembali sambil mengantarkan kotak suara bersama 3 orang perangkat desa menuju Pulau Tello menggunakan robin selama 2 jam perjalanan laut. Sesampainya di Tello, aku kembali ke Polsek dan disana telah ada personil polres dan polda yang kembali dari TPS mereka masing-masing.

Seharian waktu diberikan kepada kami untuk beristirahat di polsek Tello, hingga keesokan harinya kami belum bisa kembali ke Polres Nias Selatan di Kecamatan Teluk Dalam, karena masih ada personil lain yang belum kembali dari desa, terutama yang jauh di Pulau Hibala. akhirnya untuk melepaskan suntuk aku dan 9 orang teman lainnya mempunyai ide untuk jalan-jalan mengunjungi Pulau Sibaranun.

Di Pelabuhan Tello kami menyewa sebuah kapal ikan untuk mengantarkan kami ke Pulau Sibaranun seharga Rp 200.000 Pulang-Pergi. Jarak yang ditempuh satu jam keberangkatan. Angin yang santai dan sejuk juga dengan pemandangan lautnya yang saangattt indah sekali membawa kami ke tujuan dan akhirnya saat mendekati pulau, pemandangan pasir putih nya serta air lautnya yang begitu bening sangat menggoda kami. Tak tahan dengan kondisi tersebut, teman-teman langsung melompat kegirangan sambil berenang ke pulau itu tanpa perlu menunggu kapal berlabuh, karena memang tidak bisa bersandar di pantainya.

Rasa penasaran kami masih belum selesai hanya dengan mandi-mandi saja, akhirnya kami memutuskan untuk berjalan mengelilingi Pulau Sibaranun, menyusuri pantainya, sambil singgah sebentar dirumah kepala desa dan Alhamdulillah di tawarin minum dan lepaslah dahaga. Perjalanan di lanjutkan dengan terus menyusuri pantai hingga akhirnya kami menemui sebuah cottage dengan lokasi yang sangat strategis dengan pemandangan yang menjurus kepantai … “what a beautiful scenery they have here” kagumku. Sebentar kami singgah di bale-bale cottage tersebut sambil berfoto dengan turis yang sedang santai menikmati pantai itu. ohhh… begitu indahnya … kurasa kalau Pemerintah Daerah benar-benar memperhatikan ini, tentunya sektor pariwisata bakal banyak meraup keuntungan. Mengingat waktu sudah mulai sore, kami pun melanjutkan perjalanan kami mengelilingi pulau ini. Sama sekali tidak terasa letih, karena di sepanjang perjalan kami dapati pemandangan yang menyegarkan pikiran serta menenangkan hati. Inilah ciptaan Tuhan yang betul-betul mempunyai hikmah besar sekali.

di Cottage pantai Sibaranun

di Cottage pantai Sibaranun

Pantai Sibaranun

Pantai Sibaranun

1 jam perjalanan terasa sangat memuaskan, setelah berhasil mengelilingi pulau ini, kami pun kembali ke pulau tello dengan pemikiran yang kembali fresh … heheheheh, (lihatlah teman-teman yang tidak ikut bersama kami tadinya, mukanya masih kendur karena kelelahan) beda dengan kami yang sudah kembali segar dengan perjalanan tadi.

Bagi anda yang belum pernah ke Pulau Sibaranun, saya sarankan segeralah…. sungguh tidak akan menyesal pabila datang dan menikmati pemandangannya. masih alami sekali.

Terimakasih …

Perjalananku ke Pulau Sibaranun
About these ads

Tentang Andy Batee

Aku Lahir di Pangkalan Brandan pada tanggal 27 Januari 1980 oleh Seorang Ayah Pensiunan TNI-AD dan Ibu yang giat beraktifitas sosial. Melalui Blog ini aku hanya ingin belajar dan belajar terutama di dunia penulisan. Terkadang sulit untuk menorehkan segala yang ada dibenak ini kedalam sebuah tulisan. Namun saya berharap semoga para pengunjung blog ini dapat terpuaskan atas sajian yang ada.

Diskusi

7 pemikiran pada “Wisata ke Pulau Sibaranun

  1. Saya pernah ke pulau tello tmpat bpak firdaus urusan krja pemasangan depot air minum isi ulang tmpat bpak firdaus suku bugis, saya pernah main di pulau sibaranun pemandangan ny sangat indah disana dn ada resors juga yg dikelola oleh orang asin. Tpi buat gua pulau sibaranun mantap.

    Posted by Jaya merdeka | 23/10/2012, 18:43
    • Thanks bung Andy telah memposting pengalaman anda selama berada di Pulau Tello. Apalagi sampai memuat suasana Pantai dan Pariwisata di Pantai Sibaranun.
      Sebagai Putra Pulau Tello saya bangga dgn postingan anda. Apalagi saat ini saya berada jauh dari Pulau Tello sehingga kerinduan saya akan kampung halaman sedikit terobaTi dgn postingan anda.

      Posted by Sufran T Juank | 25/12/2012, 08:06

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Strategi Pengembangan dan Promosi Pariwisata Nias | Nias Selatan ku - 25/08/2013

  2. Ping-balik: Punahnya Beo Nias Ku « Nias Selatan ku - 12/10/2012

  3. Ping-balik: Struktur Organisasi Pemerintah Kabupaten Nias Selatan Mei 2012 « Nias Selatan ku - 05/10/2012

  4. Ping-balik: Kabupaten Nias Selatan « Nias Selatan ku - 05/10/2012

Berikan saran dan komentar anda disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.210 pengikut lainnya.